Belajar Memahami Activity Lifecycle Pada Android

Dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai Siklus hidup atau Activity Lifecycle pada android. Sebelum masuk ke pembahasan Activity Lifecycle pada android, lebih baik anda mengenal terlebih dahulu mengenai apa itu Activity pada android. Anda bisa membaca artikelnya dibawah ini.

Baca Juga: Mengenal Secara Singkat Apa itu Activity di Android

Siklus Hidup/Activity Lifecycle Pada Android

Activity adalah salah satu blok bangunan OS Android. Dengan kata lain, Activity adalah layar yang digunakan pengguna untuk berinteraksi. Setiap Activity di android memiliki siklus hidup seperti dibuat, dimulai, dilanjutkan, dihentikan, atau dihancurkan. States yang berbeda ini dikenal sebagai Activity Lifecycle pada Android. Dengan kata lain kita dapat mengatakan bahwa Activity ini adalah kelas yang ditulis sebelumnya di dalam Pemrograman Java.

Diagram Activity Lifecycle Pada Android

Berikut ini adalah diagram Activity Lifecycle pada Android

Diagram Activity Lifecycle
Sumber: developer.android.com

Berikut ini adalah Activity Lifecycle pada android

1. OnCreate()

Dipanggil ketika activity pertama kali dibuat.

Metode onCreate () dipanggil ketika aktivitas mendapat memori di dalam sistem operasi. Untuk menggunakan create state kita perlu mengganti metode onCreate (Bundle savedInstanceState).

Apa itu Bundle?

Jadi Bundle adalah objek repositori data yang dapat menyimpan jenis data primitif apa pun dan objek ini akan bernilai null (kosong), sampai ada data yang disimpan di dalamnya. Ketika suatu activity dipanggil  atau diluncurkan pertama kali, maka metode onCreate (Bundle savedInstanceState) bertanggung jawab untuk membuat aktivitas. 

2. OnStart()

Dipanggil ketika activity telah selesai dibuat. Pada status ini, activity sudah terlihat oleh pengguna. Metode  OnStart() ini juga dapat dipanggil ketika aplikasi yang berhenti sebelumnya dipanggil kembali oleh pengguna. Contohnya, saat ini pengguna sedang berinteraksi dengan aplikasi A. Kemudian ada pemberitahuan dari aplikasi B dan pengguna mengklik pemberitahuan tersebut. Pengguna kemudian beralih ke aplikasi B. Pada tahap ini Aplikasi A akan berhenti sementara, dan jika pengguna mengklik ikon aplikasi A, maka aplikasi A yang dihentikan sementara akan dimulai lagi.

3. OnResume()

Dipanggil ketika activity sudah terlihat oleh pengguna, dan pengguna dapat melakukan interaksi dengan activity tersebut. Metode ini juga dipanggil ketika pengguna berinteraksi dengan aplikasi yang diberhentikan sementara (OnPause).

4. OnPause()

Dalam status ini, activity dihalangi sebagian oleh activity lain yang berada di latar depan. activity yang dihentikan sementara tidak menerima masukan pengguna dan tidak bisa mengeksekusi kode apa pun.

5. OnStop()

Dalam status ini, activity disembunyikan sepenuhnya dan tidak terlihat oleh pengguna, activity dianggap berada di latar belakang. Selagi dihentikan, instance activity dan semua informasi statusnya, seperti variabel anggota dipertahankan, namun instance itu tidak bisa mengeksekusi kode apa pun.

6. OnRestart()

Status ini di panggil ketika pengguna berinteraksi dengan activity yang telah berhenti sebelumnya. Jadi fungsi onRestart() dipanggil ketika pengguna melanjutkan activity yang dihentikan. Dengan kata lain, ketika Sistem Operasi memulai activity untuk yang pertama kalinya metode OnRestart() ini tidak pernah dipanggil. Metode ini dipanggil hanya dalam kasus ketika activity dilanjutkan setelah berhenti.

7. OnDestroy()

Dipanggil ketika activity sudah tidak ada di latar belakang pada sistem operasi android.

Contoh Activity Lifecycle Pada Android

Pertama kita akan membuat projek Android Studio yang baru. Dalam contoh ini, saya akan menamai projek ini dengan nama “Contoh Activity Lifecycle”.

Dibawah ini adalah contoh kode untuk melihat Activity Lifecycle pada Android.

package com.example.a455lj.contohactivitylifecycle;
import android.support.v7.app.AppCompatActivity;
import android.os.Bundle;
import android.util.Log;

public class MainActivity extends AppCompatActivity {

    private static final String Activity_Tag = MainActivity.class.getSimpleName();

    private void showLog(String text){
        Log.d(Activity_Tag, text);
    }

    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.activity_main);

        showLog("Activity diBuat");
    }

    @Override
    protected void onRestart(){
        super.onRestart();
        showLog("Activity diRestart");
    }

    @Override
    protected void onStart(){
        super.onStart();
        showLog("Activity dimulai");
    }

    @Override
    protected void onResume(){
        super.onResume();
        showLog("Activity dilanjutkan");
    }

    @Override
    protected void onPause(){
        super.onPause();
        showLog("Activity dihentikan sementara");
    }

    @Override
    protected void onStop(){
        super.onStop();
        showLog("Activity dihentikan");
    }

    @Override
    protected void onDestroy(){
        super.onDestroy();
        showLog("Activity dihancurkan");
    }
}

Jalankan kode tersebut dengan menggunakan emulator atau smartphone anda. Jika anda menjalankan kode di atas maka hasilnya akan tampak seperti berikut.

Activity Lifecycle dengan menggunakan emulator

Tentu saja, karena kita tidak menambahkan tampilan atau widget apapun ke dalam file XML Layout, maka yang tampil hanyalah TextView dengan tulisan “Hello World”. Saat ini kita tidak mementingkan tampilan aplikasi kita, karena kita akan melihat bagaimana activity lifecycle pada android. Untuk itu, anda klik tab “Logcat” dibagian bawah Android Studio.

Setelah anda klik akan banyak tulisan-tulisan aneh yang keluar, anda tidak perlu memperhatikannya. Anda hanya perlu mencari Log yang sudah kita buat berdasarkan kode diatas. Untuk mempermudah mencari gunakan fitur pencarian yang sudah disediakan oleh Android Studio. Berikut ini adalah contoh gambar mengenai activity lifecycle pada android.

Contoh 1 Activity Lifecycle pada Android

Setelah itu anda cobalah untuk menekan tombol kembali dari emulator atau smartphone anda, hingga aplikasi “Contoh Activity Lifecycle” ini keluar. Berikut ini adalah logcat ketika aplikasi dikeluarkan.

Contoh 2 Activity Lifecycle pada Android

Nah itulah sedikit penjelsan dan contoh mengenai Activity Lifecycle pada Android.

Jika anda memiliki pertanyaan atau kritik dan saran mengenai artikel atau blog ini, bisa anda sampaikan di kolom komentar atau di halaman Hubungi Saya. Gunakanlah nama dan kata-kata yang sopan ketika anda berkomentar.

Terima Kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.